Selasa, 26 Mei 2009

Kurikulum SLB Yapenas

KURIKULUM DAN PROGRAM PENDIDIKAN SLB Yapenas Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta.
Kurikulum SLB Yapenas adalah sebagai berikut dimana peserta didik akan memperoleh :

1. Pendekatan komunikasi menggunakan komunikasi secara oral-aural (bukan isyarat)
dan metode pemerolehan bahasa Metode Maternal Reflektif (MMR/MPR)
Hal ini memungkinkan siswa mampu berbahasa dan berkomunikasi sebagai dasar
untukmenguasai kompetensi yang lain.
2. Bidang kekhususan yaitu dengan memberikan treatment Bina Persepsi Bunyi dan
Irama (BPBI), Auditory Verbal dan Bina Wicara secara kontinyu dan konsisten.
3. Bidang pengembangan keterampilan :
Tata boga
Tata busana
Tata rias dan kecantikan
Membatik
Komputer
Melukis
Sanggar kreatifitas
Mulai dari produk sampai pada pemasarannya.
4. Bidang Pengembangan Budi Pekerti (mental spiritual) meliputi :
1. Kegiatan kepramukaan
2. Pembinaan seksualitas
3. Budi Pekerti
Jenjang Pendidikan SLB Yapenas
Jenjang Pendidikan dan Program Unggulan SLB Yapenas :
1. Treatment dan Therapy tumbuh kembang anak yaitu penanganan pendidikan anak
bermasalah dalam perkembangannya.
2. Jenjang TKLB untuk anak 4 – 6 tahun.
Jenjang SDLB untuk anak 7 – 15 tahun.
Jenjang SMPLB untuk anak 16 – 18 tahun.
Jenjang SMALB untuk anak 18 – 21 tahun.

Waktu belajar :

1. untuk jenjang TKLB hari Senin – Sabtu, pukul 7.30 – 10.00.
2. untuk jenjang SDLB hari Senin – Sabtu, pukul 7.30 – 12.30.
5. untuk jenjang SLTPLB hari Senin – Sabtu, pukul 7.30 – 12.30.
6. untuk jenjang SMALB hari Senin – Sabtu, pukul 7.30 – 12.30.
7. untuk jenang Kelas Khusus hari Senin – Sabtu, pukul 7.30 – 12.30.

Dari seluruh jenjang tersebut di atas yang menjadi program andalan Keterampilan Boga ,menjahit dan Seni ( tari,Pantomim )
Kurikulum yan dilaksanakan pada SLB Yapenas adalah Kurikulum Nasional yang dijabarkan pada kurikulum tingkat satuan pendidikan ( KTSP ) yang mengacu pada keberdaan pada situasi dan kondisi siswa pada umumnya.

2 komentar:

  1. bapak/ibu, MMR itu sendiri sebenarnya apa dan seperti apa? bisa tolong diper jelas mengenai MMr itu sendiri.terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  2. MMR ( Metode Maternal Reflektif ) adalah suatu bentuk cara yang dipergunakan dalam proses pembelajaran yang berpusat pada Perdati ( percakapan dari hati ke hati ) , Percali ( percakapan linguistik )
    sebagai contoh saja :
    guru masuk ke kelas ternyata anak-anak sudah sibuk dengan pembicaraan sendiri, dari kejadian itu guru bisa mengangkat kegiatan tsb diungkap dalam bentuk kata-kata ( deposit kata ) yang nantinya akan disusun menjadi kalimat atau paragraf , artinya cara pembelajaran dengan mengangkat kondisi pada saat itu.
    atau saudara memahami : bagaimana seorang ibu mengajak komunikasi pada anaknya yang masih balita / bayi.

    BalasHapus